Untuk Agen Perjalanan dan Media    

  Statistik Wisata    

   
FAQ
  1. Q : Apakah WNI membutuhkan Visa untuk ke Jepang?
  2. A : Jika Anda WNI dan memiliki E-Passport (Paspor Elektronik) Anda dapat mengajukan Visa Waiver, yaitu program pembebasan visa selama 3 tahun dari pemerintah Jepang. Namun jika hanya mempunyai paspor biasa, Anda membutuhkan visa untuk ke Jepang. Info lebih lanjut (url-link yang langsung mengarah ke informasi visa)
  3. Q : Dapatkah melakukan pembayaran dengan Kartu Kredit? Mana yang lebih baik untuk wisatawan yang ke Jepang: membawa uang tunai atau menggunakan kartu kredit?
  4. A : Meskipun sebagian besar toko dan restoran menerima pembayaran melalui kartu kredit Visa, MasterCard dan American Express, wisatawan harus tetap ingat bahwa toko-toko kecil tidak dapat melakukannya. Cara mudah untuk melakukan transaksi belanja adalah dengan menarik uang tunai di mesin ATM berlogo Cirrus, Plus, Maestro dan Visa yang tersebar hampir di seluruh mini market dan kantor pos di Jepang.
  5. Q : Operator telekomunikasi di Indonesia apakah bisa digunakan di Jepang?
  6. A : Sejumlah operator telekomunikasi Indonesia menyediakan paket khusus jika Anda ingin tetap berkomunikasi di Jepang. Hal ini dapat ditanyakan pada operator masing-masing. Namun, jika ingin menggunakan ponsel di Jepang, terdapat tempat penyewaan ponsel atau wifi router dan sim-card di bandara internasional Jepang, seperti di Narita International Airport atau Kansai International Airport.
  7. Q : Apakah berwisata ke Jepang mahal?
  8. A : Hal ini kembali lagi kepada bagaimana itinerary perjalanan Anda disusun. Jika dapat menyiasati dengan benar, maka Jepang tidaklah semahal yang Anda kira sebelumnya.
  9. Q : Saya tidak mengerti Bahasa Jepang. Akankah perjalanan saya nanti menjadi sulit?
  10. A : Meskipun Anda tidak dapat berbahasa Jepang, berwisata di Jepang tidak sulit. Sebagian besar rambu atau petunjuk jalan sudah menggunakan Bahasa Inggris, bahkan di sejumlah stasiun besar disediakan juga pemandu dalam Bahasa Inggris.
  11. Q : Kapan puncaknya wisatawan mengunjungi Jepang?
  12. A : Wisatawan yang akan datang ke Jepang harus mewaspadai musim sibuk untuk reservasi akomodasi dan travel booking, yaitu (1) Saat akhir tahun dan selama libur Tahun Baru – 27 Desember – 4 Januari serta akhir pekan diantaranya; (2) Libur “Golden Week” – 29 April – 5 Mei serta akhir pekan diantaranya; (3) Festival “Bon” – di pertengahan Agustus.
  13. Q : Apakah benar cara paling nyaman untuk berkeliling Jepang dengan menggunakan kereta?
  14. A : Jalur kereta sangat berkembang dengan baik di Jepang. Japan Railways (JR) – termasuk untuk jalur shinkansen – menghubungkan semua kota besar, sementara perusahaan kereta swasta juga beroperasi di setiap daerah. Tiket terusan Japan Rail Pass (JR Pass) merupakan salah satu pilihan ekonomis dan nyaman jika Anda ingin berkeliling Jepang dengan menggunakan kereta JR, termasuk shinkansen. Untuk informasi lengkap mengenai biaya, masa berlaku dan lainnya, silakan mengacu pada Japan Rail Pass (diarahkan ke url-link Japan Rail Pass)
  15. Q : Berapa lama waktu tempuh dari Tokyo ke Osaka atau Kyoto dengan menggunakan kereta?
  16. A : Membutuhkan waktu kira-kira 2,5 jam ke Kyoto dan 3 jam ke Osaka dengan Shinkansen Hikari. Namun, jika Anda terburu-buru, Shinkansen Nozomi lebih cepat 15 ke Kyoto dan lebih cepat 30 menit ke Osaka. (Shinkansen Nozomi tidak termasuk ke dalam JR Pass)
  17. Q : Apakah SIM Indonesia berlaku di Jepang?
  18. A : SIM Indonesia tidak berlaku di Jepang, WNI yang memiliki SIM Internasional juga tidak diperbolehkan menyetir di Jepang, karena tidak termasuk dalam Geneva Convention. Hanya mereka yang memiliki SIM Jepang yang diperbolehkan menyetir di Jepang.
  19. Q : Saya mengunjungi Jepang untuk pertama kali. Tempat mana saja yang harus saya kunjungi?
  20. A : Bagi mereka yang baru pertama kali ke Jepang, Tokyo, Gunung Fuji, Osaka dan Kyoto menjadi tempat yang paling populer.


Instagram Latest Photo @jntoid